Diskon!
, ,

BUKU PEDOMAN RUMPUN KEILMUAN FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM

Rp35,000

Kategori: , ,

Agaknya, perjumpaan yang mesra antara agama dan ilmu itu jua yang digambarkan oleh Ian Barbour sebagai relasi integrasi ketika menjelaskan tipologi hubungan agama dengan sains. Menurut Barbour, untuk membangun sintesis yang sistematis antara agama dan sains diperlukan suatu konstruksi metafisis tertentu yang mendisposisikan masing-masing agama dan sains dalam kedudukan dan perannya yang harmonis.[1] Dalam pemikiran Hatta, peran masing-masing dari agama dan ilmu sudah jelas. Agama menyemai iman dan rasa kemanusiaan untuk dapat bertahan menghadapi semua permasalahan hidup dan berbuat baik kepada sesama, sementara ilmu mempertajam rasa kemanusiaan itu dengan lebih kritis dan mendedah hukum-hukum yang mengatur alam dan masyarakat.[2]

Oleh karena itu, untuk merumuskan rancang bangun studi Islam Indonesia agar kontributif, responsif dan solutif atas berbagai persoalan kemanusiaan kontemporer baik pada level lokal, nasional maupun pada tataran global/internasional, memerlukan redesign (penyusunan ulang) langkah-langkah strategis. Oleh karena itu, pemahaman dan aplikasi studi Islam Indonesia di dunia kontemporer perlu dukungan nalar akademis yang kokoh dengan membedakan distinctive values dan share values serta penubuhannya dalam sistem keilmuan yang ada.

[1] Ian Barbour, Religion in an Age of Science (San Francisco: Harper, 1990), hlm. 32.

[2] Supardi, Setengah Abad UII, 33–36.

  • Penulis: Tim editor
  • Jumlah Halaman: 50
  • Cover: Softcover glossy
  • Kertas: hvs 70gram

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “BUKU PEDOMAN RUMPUN KEILMUAN FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Keranjang Belanja